Minggu, 02 Maret 2014

Terminologi Dan Teori Perkembangan


Terminologi Dan Teori Perkembangan

Membahasa pengertian beberapa istilah yang digunakan dalam studi perkembangan pada umumnya dan studi perkembangan pada khususnya. Beberapa istilah tersebut ialah:
1.        Pertumbuhan (growth)
Proses peningkatan yang ada pada diri yang bersifat kuantitatif atau peningkatan dalam hal ukuran. Bukan karena terbentuknya bagian-bagian baru tetapi karena kesempurnaan unit biologis.
Example
a.       Bertambahnya tinggi badan.
b.      Berat badan
2.        Perkembangan (development)
Proses  perubahan kapasitas fungsional atau kemampuan kerja organ-organ tubuh ke arah keadaan yang makin terorganisasi dan terspesialisasi. Terorganisasi ialah dapat dikendalikan sesuia kemauan. Terspesialisasi ialah sesuai fungsinya. Perkembangan juga dapat terjadi dalam bentuk perubahan kuantitatif, kualitatif atau keduanya secara serempak.
Jika perkembangan dihubungkan dengan istilah gerak menjadi perkembangan gerak yang berarti sebbagai berikut: Perkembangan Gerak adalah suatu proses sejalan dengan bertambahnya usia bertahap dan bersinambung gerakan individu meningkat dari keadaan sederhana, tidak terorganisasi dan tidak terampil kearah penampilan keterampilan gerak yang kompleks dan terorganisasi dengan baik, yang pada akhirnya kearah penyesuain keterampilan menyertai terjadinya proses menua.
Example:
a.       Bayi yang belum bisa berjalan kemudian meningkat menjadi bi sa berjalan tertatih-tatih 2 atau 3 langkah pada saat mengawali  massa anak kecil dan selanjutnya bisa berjalan dengan gerakan yang lancar sampai beberapa langkah.
3.        Kematangan (Maturation)
 Kemajuan yang bersifat kualitatif dalam perkembangan biologis yang mencerminkan tingkat intregrasi fungsional sistem tubuh dan kemampuan reproduksi.
Kematangan merupakan kemajuan yang bersifat intrinsik dan menggambarkan perubahan yang berkembang dalam suatu urutan sejalan dengan bertambahan usia dan tanpa pengaruh langsung oleh stimulus eksternal. Kematangan seperti halnya pertumbuhan dan perkembangan yang berlangsung secara berangsur-angsur. Peningkatan kematangan berhubungan dengan masa sensitif untuk memunculkan perilaku baru yang belum pernah dilakukan.
Example.
a.       Pada bayi yang sudah bisa duduk pada usia mendekati satu tahun, yang sedang berusaha untuk megangkat tubuhnya seolah-olah ingin berdiri. Tiba-tiba anak itu benar –benar bisa mengangkat tubuhnya sampai sikap berdiri, padahal sebelummnya dia belum pernah mampu seperti ini.
4.        Penuaan (aging)
Proses  penurunan kualitas organik karena bertambahnya usia. Proses penuaan bukan berarti hanya bertambahnya umur tetapi punya arti yang lebih khusus yaitu perubahan yang terjadi pada diri individu setelah mencapai puncak kematangan atau puncak perkembangan.
Example
a.       Persendian dan otot menjadi semakin kaku atau tidak fleksibel dan tidak elastis yang mengakibatkan  kemampuan gerak menurun.
b.      Control tubuh menurun

Periodesasi Perkembangan
Secara garis besar ada 5 fase perkembangan dalam hidup manusia yaitu:
1.        Fase sebelum lahir (prenatal)
Fase perkembangan selama masih berada di dalam kadungan. Lama kandungan yang normal adalah 9 bulan lebih 10 hari. Dua minggu pertama terjadi perubahan disebut fase awal (germinal). Antara 2 sampai 8 minggu berada dalam kandungan disebut embrio dan antara 8 minggu sampai saat lahir disebut janin.
2.        Fase bayi (infant)
Fase perkembangan mulai dilahirkan sampai berumur 1 atau 2 tahun. Mulai saat lahir sampai umur 4 minggu merupakan fase kelahran (neonatal)


3.        Fase anak-anak (childhood)
Fase perkembangan mulai umur 1 atau 2 tahun sampai 10 atau 12 tahun. Fase anak-anak diklasifikasikan menjadi 2 fase yaitu:
a.       Fase anak-anak kecil (early childhood) antara 1 atau 2 tahun sampai 6 tahun
b.      Fase anak-anak besar (later childhood) antara 6 sampai 10 atau 12 tahun
4.        Fase adolensia (adolence)
Antara laki-laki dan perempuan dimulai dan diakhiri pada umur yang berbeda. Pada perempuan mulai pada umur 10 tahun dan berakhir pada umur 18 tahun. Sedangkan pada laki-laki mulai umur 12 tahun dan berakhir pada umur 20 tahun. Berarti perempuan mencapai fase adolensia 2 tahun lebih awal disbanding laki-laki. Dan berakhirnyaa 2 tahun lebih awal.
5.        Fase dewasa (adulthood)
Fase ini terbagi menjadi 3 fase, yaitu:
a.       Fase dewasa muda (young adulthood) antara 18 tahun (perempuan) atau 20 tahun (laki-laki) sampai 40 tahun.
b.      Fase dewasa madya (middle adulthood) antara 40 sampai 60 tahun
c.       Fase dewasa tua (older adulthood) mulai 60 tahun seterusnya

3 komentar:

  1. Artikel yg menyajikan paparan ilmiah akan memberi sumbangan wawasan bagi siapapun yang berkenan menyimaknya

    BalasHapus
  2. nuhun ang....... koment na......

    BalasHapus